Catatan lapangan, opini, dan kabar lembaga
Halaman ini memuat tulisan pendek dari peneliti kami serta kabar kegiatan INTIRA di berbagai daerah.
Ketika adaptasi iklim dibicarakan di ruang yang sudah dipercaya
Selama enam bulan kami mengikuti dua puluh majelis taklim di Depok dan Bekasi. Yang paling menonjol bukan kurangnya informasi iklim, melainkan jarak antara istilah teknis dan bahasa sehari-hari yang dipakai jemaah. Tulisan ini merangkum apa yang berhasil menjembatani jarak itu dan apa yang justru membuat pembicaraan berhenti.
Divisi Agama dan Lingkungan INTIRA
Baca artikel →Tulisan dan kabar lain
Tiga hari di tambak: mencatat apa yang berubah sejak 2019
Catatan perjalanan dari pesisir utara Jawa Barat, berisi perbandingan sederhana antara pola tangkap dan pola tanam tujuh tahun lalu dengan keadaan sekarang.
Tim Riset PesisirINTIRA menyerahkan policy brief pembiayaan adaptasi kepada dua pemerintah desa
Penyerahan dilakukan dalam forum musyawarah desa, diikuti diskusi mengenai mekanisme yang paling mungkin dijalankan pada tahun anggaran berikutnya.
Sekretariat INTIRAAnggaran daerah sebagai ukuran keseriusan iklim
Komitmen iklim mudah dituliskan dalam dokumen perencanaan. Artikel ini menjelaskan mengapa alokasi anggaran memberi gambaran yang lebih jujur.
Divisi Kebijakan dan Tata KelolaKerja sama riset baru bersama dua perguruan tinggi di Jawa Barat
Kerja sama mencakup kajian bersama tentang akses pembiayaan adaptasi bagi usaha mikro pertanian dan pertukaran data lapangan.
Sekretariat INTIRAMangrove bukan hanya soal pohon
Pemulihan mangrove sering dihitung dalam jumlah bibit. Tulisan ini mengajukan ukuran lain, yaitu apa yang terjadi pada pendapatan rumah tangga di sekitarnya.
Tim Riset PesisirPermintaan wawancara dan keterangan
Peneliti kami dapat memberikan keterangan mengenai topik di bawah ini. Untuk permintaan wawancara, sebutkan tenggat dan bentuk liputan agar kami dapat menyiapkan peneliti yang tepat.
Topik yang dapat kami jelaskan
Adaptasi iklim di kawasan pesisir dan pertanian Jawa Barat.
Peran lembaga dan tokoh agama dalam literasi iklim.
Kebijakan iklim nasional dan kesesuaiannya dengan rencana daerah.
Pembiayaan adaptasi, termasuk instrumen filantropi keagamaan.

