Data lapangan dan alat bantu yang dapat dipakai bersama
Data yang kami kumpulkan dibuka setelah dianonimkan, agar dapat dipakai ulang oleh peneliti lain, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat sipil.
Tiga alat yang kami kembangkan
Alat bantu ini disusun dari data riset kami sendiri dan dirancang agar dapat dipakai tanpa keahlian teknis khusus.
Indeks Kerentanan Iklim Daerah
Indeks yang menggabungkan data lingkungan dengan indikator sosial-ekonomi rumah tangga pada tingkat kecamatan.
Cakupan enam kabupaten di Jawa Barat.
Delapan indikator lingkungan dan sosial-ekonomi.
Disusun ulang setiap tahun.
Basis Data Kebijakan Iklim Indonesia
Kumpulan dokumen kebijakan iklim nasional dan daerah, dengan penandaan sektor, tahun, dan tingkat pemerintahan.
Lebih dari 400 dokumen kebijakan.
Penandaan sektor dan tingkat pemerintahan.
Dapat dicari menurut kata kunci dan tahun.
Peta Literasi Iklim Lembaga Keagamaan
Pemetaan lembaga keagamaan yang sudah menjalankan kegiatan literasi iklim, beserta bentuk kegiatan dan jangkauannya.
Depok, Bekasi, dan Bogor pada tahap pertama.
Data dikumpulkan dengan izin lembaga terkait.
Tanpa data pribadi peserta kegiatan.
Data yang dapat diminta
Seluruh data di bawah ini sudah dianonimkan dan dapat diminta melalui perjanjian penggunaan data.
Data berlabel terbuka dapat dikirim langsung melalui surel. Data berlabel perjanjian memerlukan surat permohonan dari lembaga pemohon.
Empat langkah permintaan data
Permintaan data dijawab dalam waktu sepuluh hari kerja. Kami akan menghubungi Anda jika permintaan perlu diperjelas.
Kirim surel berisi nama data yang diminta dan tujuan penggunaannya.
Lampirkan surat permohonan dari lembaga jika data memerlukan perjanjian.
Tanda tangani perjanjian penggunaan data yang kami kirimkan.
Data dikirim beserta catatan metodologi dan keterbatasannya.
Lisensi dan atribusi
Data terbuka kami dapat dipakai ulang, termasuk untuk keperluan komersial, dengan mencantumkan INTIRA sebagai sumber beserta tahun pengumpulan data.
Perlindungan responden
Nama, alamat, dan nomor kontak responden tidak pernah masuk ke dalam data yang dibuka. Lokasi dilaporkan pada tingkat kecamatan, bukan tingkat rumah tangga.

