Empat arus riset yang saling terhubung
Riset INTIRA disusun agar isu iklim tidak dibaca terpisah dari ekonomi rumah tangga, tata kelola, dan kehidupan keagamaan masyarakat.
Bidang kajian kami
Setiap arus riset dikerjakan lintas disiplin, dengan data lapangan dan telaah kebijakan yang berjalan bersama.
Iklim dan struktur sosial-ekonomi
01Kami menavigasi kontribusi dan dampak struktur sosial-ekonomi terhadap kerentanan iklim, mulai dari pola mata pencaharian sampai akses terhadap pembiayaan adaptasi.
Agama, etika, dan lingkungan
02Kajian atas peran agama, lembaga keagamaan, dan tokoh agama dalam membentuk sikap serta tindakan terhadap perubahan iklim.
Kebijakan dan tata kelola iklim
03Analisis kebijakan pada tingkat internasional, nasional, dan regional, termasuk konsistensi antara komitmen iklim dan rencana pembangunan daerah.
Adaptasi berbasis komunitas
04Riset tentang praktik adaptasi yang sudah berjalan di tingkat desa dan komunitas, serta apa yang dibutuhkan agar praktik itu bertahan.
Bagaimana kajian dikerjakan
Kami memakai metode campuran agar temuan kuantitatif dapat dijelaskan oleh konteks sosial yang sebenarnya.
Survei rumah tangga dan analisis data statistik daerah.
Wawancara mendalam dengan petani, nelayan, aparat desa, dan tokoh agama.
Diskusi kelompok terarah bersama komunitas terdampak.
Telaah dokumen kebijakan, anggaran daerah, dan komitmen iklim nasional.
Tinjauan literatur lintas disiplin, termasuk kajian keagamaan.
Etika dan akuntabilitas riset
Akuntabilitas dijaga pada setiap langkah, dari perizinan lapangan sampai publikasi.
Persetujuan yang diinformasikan dari setiap responden.
Data pribadi dipisahkan dari data analisis dan tidak dipublikasikan.
Sumber pendanaan dicantumkan pada setiap publikasi.
Temuan dikembalikan lebih dahulu kepada komunitas yang diteliti.
Kajian yang sedang kami kerjakan
Adaptasi komunitas
2025 sampai 2027Adaptasi rumah tangga nelayan terhadap perubahan musim tangkap
Survei panel pada 320 rumah tangga di pesisir utara Jawa untuk melihat perubahan pendapatan dan strategi bertahan.
Agama dan lingkungan
2026Peran majelis taklim dalam literasi iklim perkotaan
Kajian kualitatif pada dua puluh majelis di Depok dan Bekasi tentang materi, saluran, dan penerimaan literasi iklim.
Kebijakan iklim
2026Konsistensi rencana pembangunan daerah dengan target iklim nasional
Telaah dokumen perencanaan di enam kabupaten, dibandingkan dengan komitmen iklim nasional.
Sosial-ekonomi
2025 sampai 2026Akses pembiayaan adaptasi bagi usaha mikro pertanian
Pemetaan sumber pembiayaan, termasuk instrumen filantropi keagamaan, dan hambatan yang dihadapi usaha mikro.
Kami membuka kerja sama riset sepanjang tahun
Perguruan tinggi, lembaga penelitian, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga keagamaan dapat mengusulkan kajian bersama, penulisan bersama, atau pertukaran data.
Kajian bersama
Satu pertanyaan riset, dua atau lebih lembaga, dengan pembagian peran yang disepakati sejak awal.
Pertukaran data
Data yang sudah dianonimkan dapat dipakai bersama dengan perjanjian penggunaan data.
Pendampingan kebijakan
Analisis kebijakan untuk lembaga yang sedang menyusun atau mengevaluasi kebijakan iklim.

